Nama : Didik Setiawan
Nim : 107018200275
Kelas : VIII B
Prodi : KI-Manajemen Pendidikan
“ Epistemologi ”
Epistemologi terdiri dari dua kata Episteme dan Logos, kata ini diambil dari bahasa Yunani, episteme yang berarti Pengetahuan, sedangkan Logos yang berarti Ilmu, Teori, Uraian.
Sehingga epistemology merupakan filsafat tentang ilmu pengetahuan
Ilmu Pengetahuan ilmiah ialah pengetahuan yang diperoleh dengan metode ilmiah.
Ilmu Pengetahuan Non-Ilmiah ialah segenap pengetahuan
Cara memperoleh pengetahuan :
1. Empirisme : berdasarkan pengalaman indera manusia
2. Rasionalisme : pengetahuan berdasarkan pengetahuan berfikir
3. Fenomenalisme : analitis a priori, sintetik a priori, analitik a postriori, Sintetik a Posteriori
4. Intuisionisme : pengetahuan berdasarkan cara berfikir reflektif, dengan cara merenungkan segala peristiwa yang terjadi untuk didalami dalam pengalaman kesadaran manusia
Macam – macam ilmu pengetahuan :
1. Knowledge : dari ide, pikiran
2. Science : empiris, general, teknologi dan terapan, terbatas ruang dan waktu
3. Ilmu Hudhuri ( given)
4. Ilmu Hissi (visible-Empiris)
5. Ilmu Batini (spiritual) dunia batin
6. Ilmu Dhadiri (nyata/empiris)
7. Ilmu bermanfaat / bahaya
8. Rasional – Empiris
Cara memperoleh ilmu pengetahuan :
1. Teori : yang berasal dari temuan – temuan yang telah ditulis oleh orang – orang sebelum peneliti melakukan penelitian, dan seperangkat landasan pikir yang digunakan dalam penelitian dan buku – buku yang sudah ditulis
2. Asumsi : berasal dari teori, yaitu kerangka berfikir yang berasal dari teori yang akan berkembang seperti preposisi - preposisi
3. Hipotesis : berbagai kemungkinan yang muncul, dugaan sementara yang akan muncul dalam penelitian, contoh Hipotesis Keajegan : yang pasti / sudah pasti dan hipotesis alternative : belum pasti/tidak pasti
4. Pertanyaan penelitian : Penelitian yang dilakukan akan melahirkan sejumlah problem – problem yang berkembang dengan mempertimbangkan berbagai gejala, fakta dan proses berfikir, berbagai problem itu lalu diidentifikasikan satu persatu yang akan menjadi masalah utama lalu muncul rumusan masalah sebagai focus utama.
5. Metodologi penelitian : cara yang digunakan dalam penelitian :
6. Fakta, data dan cara inputnya
7. Pengambilan generalisasi : Kualitatif dan Kuantitatif
8. Argumen dan penguatannya
9. Penyimpulan dan pengembangan teori
10. Teori awal ; ditolak / diterima
im a photographer and writer. i just want to share what i love to this blog. please enjoy the show
Rabu, 27 April 2011
Senin, 18 April 2011
Minggu, 06 Maret 2011
Nasihat Imam Ghazali
Pasti sudah banyak yang mendengar tentang nasehat Imam Ghazali ini kepada para muridnya. Saya kutip di sini percakapannya untuk merefresh kembali, dan mengambil hikmahnya:
Imam Ghazali = “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?”
Murid 1 = “Orang tua“
Murid 2 = “Guru“
Murid 3 = “Teman“
Murid 4 = “Kaum kerabat“
Imam Ghazali = “Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati” ( Surah Ali-Imran :185).
Imam Ghazali = “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?”
Murid 1 = “Negeri Cina“
Murid 2 = “Bulan“
Murid 3 = “Matahari“
Murid 4 = “Bintang-bintang“
Iman Ghazali = “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama“.
Iman Ghazali = “Apa yang paling besar di dunia ini ?“
Murid 1 = “Gunung“
Murid 2 = “Matahari“
Murid 3 = “Bumi“
Imam Ghazali = “Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”
Imam Ghazali= “Apa yang paling berat didunia?“
Murid 1 = “Baja“
Murid 2 = “Besi“
Murid 3 = “Gajah“
Imam Ghazali = “Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”
Imam Ghazali = “Apa yang paling ringan di dunia ini ?”
Murid 1 = “Kapas“
Murid 2 = “Angin“
Murid 3 = “Debu“
Murid 4 = “Daun-daun“
Imam Ghazali = “Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat “
Imam Ghazali = “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”
Murid- Murid dengan serentak menjawab = “Pedang “
Imam Ghazali = “Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri “
Hikmah:
* Perbanyak ibadah sesungguhnya kematian adalah dekat.
* Pergunakan waktu sebaik mungkin karena kita tidak dapat mengulang masa lalu.
* Berhati-hati dengan hawa nafsu, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.
* Tunaikan selalu amanah. Ingat bahwa manusia dan jin diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah semata.
* Dalam kesibukan apapun, jangan tinggalkan shalat.
* Berhati-hati dengan ucapan kita, karena melalui lidah kita mudah untuk menyinggung/ melukai hati saudara kita.
Imam Ghazali = “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?”
Murid 1 = “Orang tua“
Murid 2 = “Guru“
Murid 3 = “Teman“
Murid 4 = “Kaum kerabat“
Imam Ghazali = “Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati” ( Surah Ali-Imran :185).
Imam Ghazali = “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?”
Murid 1 = “Negeri Cina“
Murid 2 = “Bulan“
Murid 3 = “Matahari“
Murid 4 = “Bintang-bintang“
Iman Ghazali = “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama“.
Iman Ghazali = “Apa yang paling besar di dunia ini ?“
Murid 1 = “Gunung“
Murid 2 = “Matahari“
Murid 3 = “Bumi“
Imam Ghazali = “Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”
Imam Ghazali= “Apa yang paling berat didunia?“
Murid 1 = “Baja“
Murid 2 = “Besi“
Murid 3 = “Gajah“
Imam Ghazali = “Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”
Imam Ghazali = “Apa yang paling ringan di dunia ini ?”
Murid 1 = “Kapas“
Murid 2 = “Angin“
Murid 3 = “Debu“
Murid 4 = “Daun-daun“
Imam Ghazali = “Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat “
Imam Ghazali = “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”
Murid- Murid dengan serentak menjawab = “Pedang “
Imam Ghazali = “Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri “
Hikmah:
* Perbanyak ibadah sesungguhnya kematian adalah dekat.
* Pergunakan waktu sebaik mungkin karena kita tidak dapat mengulang masa lalu.
* Berhati-hati dengan hawa nafsu, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.
* Tunaikan selalu amanah. Ingat bahwa manusia dan jin diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah semata.
* Dalam kesibukan apapun, jangan tinggalkan shalat.
* Berhati-hati dengan ucapan kita, karena melalui lidah kita mudah untuk menyinggung/ melukai hati saudara kita.
Langganan:
Postingan (Atom)

